Daftar isi
Mengapa CPNS DKI Jakarta Selalu Menjadi Rebutan?
Bukan rahasia lagi bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah magnet utama seleksi CPNS di Indonesia. Alasan utamanya adalah Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang jauh melampaui rata-rata kementerian maupun pemda lain.
1. Komponen Penghasilan CPNS DKI Jakarta
Sebagai CPNS (sebelum 100% diangkat PNS), Anda menerima:
- Gaji Pokok CPNS (80%): Sekitar Rp 2.200.000 s.d Rp 2.600.000 untuk Golongan III/a (Lulusan S1).
- TKD / TPP CPNS (80%): Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta, TKD posisi fungsional berkisar antara Rp 15.000.000 hingga Rp 19.800.000 per bulan!
- Tunjangan Beras & Keluarga: Sekitar Rp 300.000 - Rp 500.000.
2. Total Take Home Pay Setelah 100% PNS
| Jenjang Pendidikan / Jabatan | Gaji Pokok (100%) | TKD DKI Jakarta | Estimasi Take Home Pay |
|---|---|---|---|
| Lulusan SMA (Golongan II/a) | Rp 2.184.000 | Rp 12.000.000 | Rp 14.184.000 / bln |
| Lulusan D3 (Golongan II/c) | Rp 2.485.900 | Rp 15.300.000 | Rp 17.785.900 / bln |
| Lulusan S1 Ahli Pertama (Golongan III/a) | Rp 2.785.700 | Rp 19.710.000 | Rp 22.495.700 / bln |
| Auditor / Pengawas Urusan Pemerintah | Rp 2.785.700 | Rp 24.500.000 | Rp 27.285.700 / bln |
Dengan nominal penghasilan sebesar ini, persaingan CPNS DKI Jakarta luar biasa ketat. Skor SKD minimal yang dibutuhkan biasanya berada di angka 430 - 460 poin. Mulai latihan Anda sekarang di Simulasi CAT RuangCPNS atau konsultasi langsung dengan ASN DKI di menu HaloASN.
Praktikkan sekarang.
Uji pemahamanmu dengan tryout CAT SKD standar BKN — percobaan pertama gratis.
Mulai Tryout