1.SEJARAH KEMERDEKAAN NKRI
Pada tahun 1942, Penjajahan Belanda di Indonesia berakhir dengan Jepang menduduki wilayah tersebut. Namun, sejak tahun 1944, tentara Jepang mulai mengalami kekalahan dalam pertempuran melawan tentara Sekutu. Untuk mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia dalam melawan Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan yang pertama pada tanggal 7 September 1944, yang diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso. Namun, karena terus menerus terdesak oleh Sekutu, pada tanggal 29 April 1945, Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia. Janji kemerdekaan ini dituangkan dalam Maklumat Gunseikan yang juga menetapkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Tugas BPUPKI adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul yang akan dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dipertimbangkan guna mencapai kemerdekaan Indonesia
BPUPKI dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 dan mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945 hingga 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama ini, dibahas khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. Anggota yang mengusulkan calon dasar negara yaitu Muhammad Yamin, Mr. Soepomo dan Bung Karno.
Muhammad Yamin mengajukan usul secara lisan mengenai dasar negara yang terdiri dari lima hal, yaitu:
1.Peri Kebangsaan
2.Peri Kemanusiaan
3.Peri Ketuhanan
4.Peri Kerakyatan
5.Kesejahteraan Rakyat
Selain itu, Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal, yaitu:
|, Ketuhanan Yang Maha Esa
2.Persatuan Indonesia
